Tag: knalpot racing terbaik

  • Mobil Boros BBM, Tenaga Ngempos, Nahan, Tarikan Loyo. Ini Solusi Obatnya ! RESESI? Kita Kasih SOLUSINYA!

    Mobil Boros BBM, Tenaga Ngempos, Nahan, Tarikan Loyo. Ini Solusi Obatnya ! RESESI? Kita Kasih SOLUSINYA!

    Modifikasi Irit BBM & Powerfull

    Anti Ngempos • Anti Boros • Tepat Guna

    Modifikasi Anti Resesi – Irit BBM 11% – Power Up 28% – Moneyback Guarantee 100%

    • Irit BBM Jutaan → Tabungan Bertambah
    • Garansi Resmi Refund → Duit Aman
    • Resale Value Tinggi → Harga Stabil

    Hobby Puas • Duit Nambah • Kantong Aman • Hati Nyaman



    Solusi BBM Irit ORD Exhaust


    Klik Artikel Media


    Klik Artikel Kompas Gridoto – Knalpot ORD Bisa Bikin Irit BBM

    Bukti dari User Instagram:

    HASIL PENGHEMATAN BBM DRASTIS


    Kenapa Mobil Ngempos & Boros?

    Ngempos terjadi saat torsi lemah di RPM rendah-menengah. Biasanya karena airspeed exhaust terlalu rendah sehingga volumetric efficiency buruk → BBM jadi boros.

    Nahan terjadi saat RPM atas terasa tertahan. Biasanya airspeed terlalu tinggi atau turbulen → oksigen kurang → pembakaran tidak optimal → tetap boros.


    Faktor Sugestif Suara vs Tenaga

    Sering kali suara lebih keras membuat driver merasa tenaga lebih besar. Padahal secara dyno belum tentu demikian. Itulah pentingnya data dan dynotest.


    Investasi, Bukan Sekadar Modifikasi

    Hi-Performance Exhaust dengan sizing akurat bisa menjadi solusi irit BBM sekaligus meningkatkan performa.

    Saving 5% saja sudah ratusan ribu rupiah!

    Resale value ORD juga tinggi di secondary market.


    Sayangi Mobil Mahalmu!

    Modifikasi Tepat Guna, Tidak Buang Uang Sia-sia.


    Diskusi Gratis

    Tanya soal Knalpot, Ngempos, atau Boros? Gratis!


    Order Online Marketplace


  • Piping Design Knalpot

    Piping Design Knalpot

    Piping Design Knalpot

    Piping Design Knalpot

    Piping Design Knalpot adalah bagian dari sistem exhaust yang menghubungkan beberapa komponen seperti Header / Downpipe, Resonator, Catalytic Converter, dan Muffler.

    Pipa yang berada tepat setelah Header / Downpipe biasa disebut Frontpipe.
    Sedangkan pipa setelah resonator biasa disebut Centerpipe.

    Penggunaan piping yang ideal sangat penting karena pipa harus mampu melepaskan seluruh sisa gas buang dengan cepat, stabil (steady), dan dengan air speed yang tetap terjaga.

    Rumus Diameter Pipa Ideal

    Konstruksi Piping yang Baik

    • Bagian dalam sambungan harus rapi agar tidak menimbulkan turbulensi.
      Las luar boleh saja tidak estetis, tetapi bagian dalam harus halus untuk menjaga flow.
    • Sudut belokan se-landai mungkin.
      Gunakan elbow yang tidak mengecil. Walau tidak semua mobil bisa mengikuti desain ideal.
    • Penempatan resonator bisa memberikan efek resonance tuning (walau kecil).
      Idealnya jarak dari kolektor header ke resonator sekitar:

      • 60–90 cm → Torque optimal 3000–4500 RPM
      • 30–70 cm → Race car (4000–9000 RPM)

      Efeknya relatif kecil dan tidak semua mobil fleksibel untuk penempatan ini.

    • Jika catalytic converter tidak digunakan, ruangnya bisa diganti resonator untuk flow lebih optimal.
      (Catatan: tetap perhatikan dampak lingkungan.)
    • Jika ukuran pipa ideal tidak tersedia, bisa menggunakan step piping
      (dari diameter kecil ke sedikit lebih besar di belakangnya).
      Metode ini baik untuk anti-reversion.
    • Pastikan inlet resonator dan muffler tidak lebih kecil dari diameter piping utama.

    Piping Design Knalpot

    Prinsip Dasar Aliran Fluida

    Fluida selalu mengalir dari tekanan tinggi ke tekanan rendah dan mencari area yang lebih luas.

    Maka dari header hingga muffler/tailpipe tidak boleh ada kondisi:
    diameter besar → lalu mengecil di belakangnya.

    Demikian poin-poin penting mengenai Piping Design Knalpot.

    Bolt On

    ORD Exhaust Muffler

    Happy Driving 🙂


    Order Online Secure

    Voucher Cashback s/d 700Rb – Terbatas Bulan Ini

    Power Proven • Race Proven • Efficiency Proven • Daily Car Proven


    Marketplace Resmi ORD Exhaust

  • Perbedaan header 41 dan 421 ? More deep into Headers

    Perbedaan header 41 dan 421 ? More deep into Headers

    Header 4-1 vs 4-2-1

    Mana Lebih Bagus?

    YANG BENAR = YANG PAKAI DATA, BUKAN KATA-KATA.

    Di dunia modifikasi sering terjadi perdebatan:

    • Bengkel A bilang: “4-1 lebih bagus.”
    • Bengkel B bilang: “4-2-1 lebih benar.”

    Lalu mana yang benar?
    Jawabannya sederhana: Yang sesuai kebutuhan mesin dan dibuktikan dengan data dyno.


    I. Header 4-1

    Konfigurasi 4 runner langsung menjadi 1 kolektor.
    Karakter utamanya:

    • Power kuat di RPM tinggi
    • Cocok untuk race / high rev engine
    • Respon agresif di atas

    Ideal airspeed umumnya berada di kisaran 250–300 ft/sec,
    bahkan mesin Formula 1 bisa mencapai 330 ft/sec.

    Step Tubing

    Jika diameter ideal tidak tersedia, bisa digunakan kombinasi diameter (step tubing).
    Contoh: (38mm + 42mm) / 2 ≈ 40mm.

    Keuntungan:

    • Membantu anti-reversion
    • Menjaga kecepatan gas buang tetap stabil

    II. Header 4-2-1 (Tri-Y)

    More Torque on Low & Mid RPM

    Konfigurasi 4 runner → 2 → 1 kolektor akhir.

    Karakter utamanya:

    • Torsi lebih kuat di rpm bawah dan menengah
    • Cocok untuk mobil harian / matic
    • Powerband lebih lebar

    Efeknya berasal dari resonance tuning dan scavenging yang lebih optimal di RPM rendah–menengah.

    Perbedaan Karakter

    • Runner lebih panjang → kuat di low RPM
    • Runner lebih pendek → kuat di high RPM

    Kolektor & Venturi

    Sudut kolektor umumnya berada di 7–15°.

    • Sudut kecil → resonance tuning lebih kuat
    • Sudut besar → lebih flow untuk high RPM

    Kesimpulan

    • 4-1 bukan hanya untuk balap
    • 4-2-1 bukan hanya untuk harian
    • Semuanya tergantung kebutuhan mesin dan karakter powerband
    • Data Dyno adalah penentu utama

    Diskusi Gratis?

    Klik WhatsApp di bawah ini:




    Order Online

    Voucher Cashback s/d 700Rb – Terbatas Bulan Ini


    Marketplace Resmi ORD Exhaust

  • Resonator Adalah ? Bagaimana Cara Hitung Design Resonator ?

    Resonator Adalah ? Bagaimana Cara Hitung Design Resonator ?

    Resonator Knalpot Racing Mobil


    Apa Itu Resonator?

    Resonator adalah bagian setelah header yang berfungsi sebagai penghalus suara.
    Namun jika dimensinya asal-asalan, hasilnya bisa:

    • Tenaga loyo
    • Boros BBM
    • Suara menggelegar tidak beraturan

    Karena itu penting memahami:

    • Panjang vs pendek resonator
    • Model ulir vs lurus
    • Posisi pemasangan yang benar

    Kriteria Resonator yang Baik

    1. Tidak Restrictive

    Resonator harus mampu mengalirkan debit udara sesuai kebutuhan mesin (CFM).
    Namun tidak boleh terlalu besar karena bisa menyebabkan lack of velocity.

    “Bigger is Not Always Better”


    Tabel Pendekatan Debit Udara

    Tabel Debit Udara – PerformanceTrends Inc.

    Ukuran Inlet Debit (CFM)
    1 ½ inch 200
    1 ¾ inch 315
    2 inch 500
    2 ¼ inch 625
    2 ½ inch 800
    2 ¾ inch 1030
    3 inch 1215

    Catatan: Perhitungan menggunakan asumsi Volumetric Efficiency 100%.
    Kondisi tiap mesin bisa berbeda.


    2. Fitur Anti-Reversion

    Karena letaknya di tengah sistem exhaust, resonator berpotensi mengalami
    backpressure dari sistem belakang.
    Fitur anti-reversion membantu mencegah tekanan negatif kembali ke ruang bakar.

    Kesalahan umum adalah memasang resonator terbalik — akibatnya tenaga turun dan konsumsi BBM boros.


    Kenapa Harus Berbasis Data?

    Tanpa perhitungan ilmiah dan data dyno, hasil modifikasi bisa:

    • Ngempos
    • Boros
    • Suara tidak nyaman

    Karena itulah kami berani Moneyback Guarantee.
    Tidak sesuai data dyno? Refund.


    Diskusi Gratis?




    Available on Marketplace